sebuah cita cita yang menjadi kunci masa depan
izza Afkarina Masruroh
Siswa MTsN 7 Jember
"cita-cita" mungkin kalian tidak asing/liar mendengar kata' itu, pasti kalian langsung tertuju pada sebuah profesi atau sebuah mimpi yang paling berharga, besar, dan menjadi kompas dalam hidup seseorang. Cita-cita bukan sekadar lamunan saat tidur, melainkan sebuah tujuan jangka panjang yang ingin dicapai dengan kerja keras, konsistensi, dan doa.
setiap orang pasti mempunyai sebuah cita' yang berbeda',dan cita-cita kunci yang harus kita gapai untuk meraih masa depan/ kesuksesan.
saya, saya juga pasti mempunyai cita-cita yang sangat besar, berharga. oleh karena itu kita harus menampung ilmu sebanyak-banyaknya untuk meraih cita-cita yang sangat sempurna itu.
cita-cita ku menurut ku sangat sempurna dan berharga yaitu guru, menurut ku guru adalah cita-cita yang paling saya impikan karena profesi guru tidak hanya mengajarkan ilmu kepada anak didiknya, tetapi juga menjadi ilmu jariyah yang tidak akan pernah terputus, ada hadits yang mengatakan
إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُArtinya: “Apabila anak Adam (manusia) telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya darinya, kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang selalu mendoakannya.” (HR. Muslim)