Senin, 4 Juli 2022. MTs Negeri 7 Jember mengadakan rapat dalam rangka Review Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kurikulum 2013 Tapel 2022/2023. Rapat dipimpin oleh Bapak Hermawan Supriyadi, S.Pd. Dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala MTs Negeri 7 Jember Bapak Ihsanuddin, S.Pd., M.Pd. Beliau menyampaikan rapat ini akan membahas mengenai Dokumen 1 kurikulum tingkat satuan pendidikan yang menyepakati keputusan dalam ketentuan kurikulum. Seluruh guru dqn karyawan MTs Negeri 7 Jember, serta komite mempunyai peran penting dalam penyususan dokumen 1.

Pada pengarahan ini beliau juga berpesan
“Baik guru maupun karyawan harus menuliskan keinginan dalam meningkatkan kinerja Madrasah serta meningkatkan kemampuan siswa. Kemudian keinginan ini nanti dapat dipublish di media https://literasi-mtsn7jember.blogspot.com/ yang kemudian dapat dibukukan agar madrasah mempunyai karya buku”

Literasi ini dilaksanakan untuk meningkatkan minat menulis guru dan karyawan dalam melakukan inovasi-inovasi metode pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam proses pembelajaran.

Pada pengarahan ini, beliau juga memberikan beberapa pesan bahwa pentingnya meningkatkan pendidikan karakter siswa melalui kegiatan keagamaan dan rutinitas shalat berjamaah baik dzuhur maupun dhuha. Kemudian beliau menyampaikan perlu adanya perbaikan dalam visi dan misi madrasah yang berkaitan dengan apa yang sudah dilaksanakan dan dirancang.

Selain itu, beliau menyampaikan beberapa target dari kelas-kelas unggulan yang telah dan akan terlaksana. Beliau juga menyampaikan beberapa rencana program kerja dan rencana penambahan sarana dan prasarana di tahun pelajaran 2022/2023. Acara selanjutnya yaitu penyerahan SK kepada Wakil Kepala MTs Negeri 7 Jember.

Dilanjutkan dengan rapat inti dengan pembahasan dokumen 1 kurikulum. Kurikulum madrasah ini berdasarkan KMA Nomor 184 tahun 2018 yang memuat 15 mata pelajaran dan pengembangan diri.

Pada pembahasan ini, ada diskusi yang disampaikan oleh beberapa guru. Diskusi ini memuat adanya penambahan mata pelajaran pada muatan lokal. Penambahan muatan lokal ini berisi mengenai penambahan mata pelajaran pembiasaan ubudiyah. Pembiasaan dalam hal praktik ubudiyah, sehingga diharapkan dengan adanya muatan lokal pembiasaan ini siswa dapat menerapkan kebiasaan ubudiyah yang sesuai syariat Islam. Selanjutnya pembahasan Kalender pendidikan terkait dengan pekan efektif dan tidak efektif.

Kemudian agenda terakhir adalah pembagian kelas 7 dan 8. Rapat ditutup Pukul 14.02 dan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Ma’ruf, S.Ag.

@olik

By maone

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.